Merancang, Mendesain dan Mengelola Rumah Tinggal yang Nyaman

.

.

Breaking



Taman Vertikal (V-ga)

Luas lahan yang semakin sempit terutama di wilayah perkotaan, membuat para desainer semakin menambah variasi desai baik interior maupun eksterior. Salah satu hal yang menarik disiasati adalah lahan untuk taman, dengan semakin sempitnya lahan untuk dibuat taman, maka munculah solusi alternatif yaitu taman minimalis, ketika lahan yang ada sangat sempit, maka munculah konsep taman vertikal.
Desain Taman Vertikal sebenarnya bukan sesuatu yang baru, sudah sejak 500 SM manusia menggenal sistem taman bergantung, ketika Raja Nebukadnezar II membangun Taman Bergantung di lembah sungai Mesopotamia, saat itu peradaban manusia baru mengenal sistem hidrolik. Untuk saat ini, taman vertikal merupakan salah satu alternatif bagi  anda yang ingin menikmati tanaman, tapi terkendala dengan terbatasnya lahan yang Anda miliki.
Media tanam untuk taman ini cukup beragam, diantaranya cocopeat, tali ijuk, dan bisa juga menggunakan tanah meskipun tidak banyak yang megaplikasikannya, karena pada dasarnya ketika kebutuhan unsur hara tanaman tercukupi, maka tanaman yang ditanam di media tanam lain untuk membuat taman vertikal masih bisa tumbuh dengan baik.